Hidung Berdarah

mimisan 3Seseorang yang terkena serangan hidung berdarah, biasanya agak kaget dan takut bila ada darah hidup keluar tanpa henti. Bagi mereka yang pernah mengalami pendarahan hidung seperti ini sebaiknya hidung itu diperiksa oleh dokter THT (Telinga. Hidung, dan Tenggorokan). Mungkin dengan pemeriksaan ini dapat ditemukan penyebab penyakit secara sistematik. Siap tahu ada penyakit lainnya seperti penyakit darah tinggi atau tumor radang. Umumnya dikenal dua macam pendarahan hidung, yakitu epistasisi anterior. Di sini pendarahan terhadap pemisah hidung kiri dan kanan bagian depan. Biasanya pendarahan tidak begitu hebat yang bila penderita duduk, darah akan keluar dari salah satu lubang hidung. Pada beberapa kasus dapat terhenti spontan dan mudah diatasi. Disamping itu dikenal pendarahan yang berasal dari bagian hidung yang paling dalam. Gagguan seperti ini sering terjadi pada usia lanjut. Penderita hipertensi, atau penyakit kardiovaskular. Biasanya terjadi pendarahan hebat dan jarang berhenti secara spontan. Darah di sini dapat menurun kebelakang yaitu ke mulut dan tenggorokan.

Untuk mengatasi peyakit hidung berdarah ini sebenarnya tidak usah terlalu panic yang dapat pula mencemaskan si penderita. Penderita disuruh duduk agar tekanan vascular berkurang. Kemudian menekan cuping hidungnya selama 5-10 menit. Hal ini dapat menghentikan mimisan yang ringan. Namun jika tetap tidak mampu menghentikan oendarahan, maka dipasanga tampon yang telah dipasang dengan adrenalin dan lidoacin untuk menghentikan pendarahan dan mengurangi rasa nyeri.

Untuk mengatasi atau menghentikan hidung berdarah itu lakukan tindakan-tindakan praktis berikut ini : 1) duduklah dengan kepala sedikit tertunduk sedemikian rupa sehingga darah bisa mengalir dengan lancar melalui hidung dan tidak turun ke tenggorokan. Biarkanlah mulut tetap terbuka dan berikan handuk kecil yang basah lalu menutup mulut, 2) tekan cuping hidung selama 10-15 menitbila perlu ditambah dengan kain kompres di daerah atas hidung, karena bisa sangat membantu menghentikan pebdarahan tersebut. Setelah itu bebsakanlah cuping hidung dengan hati-hati. Jika pendarahan masih berlanjut, ulangi prosedur itu kembali. Kemudian jika tidur, sebaiknya menggunakan dua buah bantal agar pendarahan tidak terjadi lagi.

Namun pencegahan yang agak cepat untuk menghentikan mimisan tersebut. Ambillah dua helai daun sirih yang masih muda, lalu gulung. Dengan cara ini pendarahan biasanya akan segera berhenti menjelang si penderita berkonsultasi ke dokter. Untuk tindakan bejaga-jaga harus selalu dipelihara dan tidak mengeluarkan ingus terlalu keras. Bila sekiranya harus bersin upayakan agar mulut terbuka, Jauhkn tindakan-tindakan yang memerlukan tenaga yang besar seperti mengangkat barang, jangan terlalu lama membungkukkan badan ke depan. Usahakan pula agar tidur dengan bantal yang banyak dan tidak mengonsumsi minuman yang panas dan beralkohol. Hindari menyemtuh daerah hidung jika pendarahan sudah mulai berhenti.

Posted in Hidung Berdarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pendarahan Hidung Mimisan

images (7)Hidung ayng mempunyai rongga dan dua lubang hidung merupakan tempat masuknya berbagai macam penyakit, terutama penyakti yang menyerang saluran pernapasan. Karena itu hidupng ini harus selalu dipelihara. Segala baksil dan bakteri atau virus dengan gampang memasuki lubang hidung. Karena itu hidung dipersenjatai dengan banyak bulu-bulu hidung untuk menyaring masuknya berbagai kuman penyakit itu. Memelihara lubang hidung itu berarti menghindarkan diri dari berbagai sumber penyakit itu dengan : 1) menjauhkan diri dari orang-orang yang tengah menderita penyakit pernapasan seperti batuk, asma, influenza dan sebagainya; 2) tangan harus selalu dicuci bersih dan tidak minum di bekas gelas orang lain yang diperkirakan  mengandung bibit infeksi pernapasan; 3) tidak memasukkan jari atau merupakan suatu jaminan bahwa yang bersangkutan telah steril dari kuman penyakit. Karena itu perlu dianjurkan kepada siapapun juga agar tidak mengndang berbagia kuma  penyakit untuk memasuki lubang hidungnya, sehingga ia tidak akan mudah terserang oleh berbagai penyakit itu dari luar terutama salah satunya adalah pendarahan hidung mimisan.

Keluarnya darah dari lubang hidung atau sering disebut juga pendarahan hidung mimisan dapat berasal dari vena yang berasal dari rongga hidung bagian depan atau rongga bagian belakang. Kebanyakan pendarahan yang berasal dari darah vena lebih mudah dihentikan, dibandingkan denga yang berasal dari dara arteri yang kadang-kadang sulit diatasi dengan cairan sederhana. Penyebab yang terakhir ini memerlukan tindakan yang lebih besar dan tidak jarang harus dioperasi atau tindakan pembedahan. Banyak penyebab pendarahan hidung ini yang tidak diketahui dengan jelas penyebab-penyebab utamanya. Umumnya yang sering terjadi adalah karena sering mengorek-ngorek lubang hidung atauu tekanan benda tumpul, Tindakan seperti ini sering kali dilakukan oleh anak-anak.

Pada orang dewasa penyebab dari pendarahan hidung mimisan karena udara dingin dan kering. Perubahan udara ini dapat menyebabkan perubahan di sekeliling hidung sehingga aktivitas pada hidung entah itu berupa gesekan dalam rongga hidung atau lubang ingus perlahan saja dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah vena halus didaerah itu.  Tidak jarang pendarahan itu diperberat jika kebetulan orang itu adalah seorang wanita yang sedang haid. Pendarahan hidung sering kali ditemukan pada mereka  yang mempunyai riwayat alergi terhadap zat-zat tertentu. Mungkin saja karena peristiwa bersin yang sering dialaminya mengalami pendarahan terjadi pada hidung.

Pada anak-anak pendarahan hidung mimisan dapat disebabkan oleh adanya benda-benda asing di dalam hidung yang lama bercokol dalam rongga hidung. Kita sama mengetahui anak-anak karena kenakalannya sering memasukkan benda atauu biji-bijian ke dalam rongga hidung. Suatu waktu benda ini masuk ke dalam rongga hidung dan tersangkut di sana berbagai benda asing , namun tidak perlu mengganggu pernapasan si anak.

Posted in Hidung Berdarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pendarahan Hidung

Pendarahan Hidung

images (7)Hidung yang mempunyai rongga dan dua lubang hidung merupakan tempat masuknya berbagai macam penyakit, terutama penyakit yang menyerang saluran pernapasan.Karena itu hidung ini harus selalu dipelihara .Segala baksil dan bakteri atau virus dengan gampang memasuki lubang hidung. Karena itu hidung dipersenjatai denagn banyak bulu-bulu hidung untuk menyering masuknya berbagai kuman penyakit itu.

Memelihara lubang hidung itu berarti menghindari diri dari berbagai macam sumber penyakit itu dengan: 1. Menjauhkan diri dari orang-orang yang tengah menderita penyakit pernapasan seperti batuk,asma,influenza dan sebagainya, 2. Tangan harus selalu dicuci bersih dan tidak minum dibekas orang lain yang diperkirakan mengandung bibit infeksi pernapasan,3. Tidak memasukkan jari atau benda lain kedalam lubang hidung.Demikianlah pula hal itu belum lagi merupakan suatu jaminan bahwa yang bersangkutan telah steril dari kuman penyakit.Karena itu perlu dianjurkan kepada siapapun juga agar hidungnya,sehingga ia tidak akan mudah diserang oelh berbagai bibit penyakit itu dari luar,terutama melalui lubang hidung yang dipunyainya.

Namun betapapun rapinya kita memilihara hidung kita untuk tidak memasuki bibit penyakit,namun kadang-kadang seseorang itu dapat juga diserang oleh bibit penyakit.Bibit penyakit itu misalnya dapat menimbulkan perdarahan hidung atau mimisan yang muncul dari berbagai sebab.

B.Penyebab

Keluarnya darah dari lubang tau sering disebut juga mimisan dapat berasal dari vena yang berasal dari rongga hidung bagian depan atau rongga bagian belakang.Kebanyakan perdarahan yang berasal dari darah vena lebih mudah dihentikan,dibandingkan dengan yang berasal dari dara arteri yang kadang-kadang sulit diatasi dengan cara sederhana.Penyebab yang terakhir ini memerlukan tindakan yang lebih besar dan tidak jarang harus dioperasi taua tindakan pembedahan.

Banyak penyebab perdarahan hidung ini yang tidak diketahui dengan jelas penyebab-penyebab utamanya.Umumnya yang sering terjadi adalah karena sering mengorek-ngorek lubang hidung atau tekanan benda tumpul.Tindakan seperti ini sering kali dilakukan oleh anak-anak.

Pada orang dewasa penyebabanya karena udara dingin dan kering.Perubahan udara ini dapat menyebabkan perubahan disekeliling hidung sehingga aktivitas pada hidung entah itu berupa gesekan dalama rongga hidung atau lubang ingus perlahan saja dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah vena halus didaerah itu.

Tidak Jarang perdarahan itu diperberat jika kebetulan  orang itu adalah seorang wanita yang sedang haid.Perdarahan hidung seringkali ditemukan pada mereka yang mempunyai riwayat alergi terhadap zat-zat tertentu.Mungkin saja karena peristiwa bersin yang sering dialaminya menyebabkan perdarahan terjadi pada lubang.

Pada anak-anak perdarahan hidung dapat disebabkan oleh adanya benda-benda asing di dalam rongga hidung yang lama berakohol dalam rongga hidung.Karena sama mengetahui anak-anak karena kenakalannya sering memasukkan benda atau biji-bijian ke dalam rongga hidungnya.Suatu waktu benda ini masuk ke dalam rongga hidung dan tersangkut disana sebagai benda asing,namun tidak terlalu mengganggu pernapasan si anak.

Pada orang dewasa atau usia lanjut,perdarahan hidung seperti ini dapat disebabkan oleh pembuluh darah arteri yang terletak lebih ke dalam ini dapat dipahami sebab pada usia itu seseorang dapat terkena penyakit sistematika seperti tekanan darah tinggi.Atau ada pula kemungkinan karena adanya tumor.

Pada umumnya penyebab mimisan itu disebabkan oleh berbagai hal,diantaranya adalah: 1. Infeksi lokal, 2.Selaput lendir yang kering pada hidung dan mengalami cedera atau trauma, seperti mengorek-ngorek hidung, terjatuh,terpukul,atau benda asing di dalam lubang hidung, atau bisa pula karena iritasi gas yang merangsang bagi penderita, 3. Penyakit kardiovaskuler, seperti terjadi penyempitan arteri pada hidung, menderita darah tinggi dan lain sebagainya , 4. Infeksi sistemik mulai darai demam berdarah, influenza, tifus, dan sebagainya, 5. Kelainan darah dan tumor hidung baik jinak atau ganas. Pada penderita anemia dan leukemia, dan sebagainya, 6. Gangguan kelenjar endokrin, seperti mereka yang tengah hamil atau menopause, 7. Perdarahan hidung bisa pula terjadi karena pengaruh lingkungan, seperti perubahan tekanan atmosfer yang mendadak atau lingkungan udara yang sangat dingin, dan lain sebagainya, 8. Mimisan idioatis, ynag biasanya merupakan mimisan ringan dan berulang pada naka dan remaja.

C.Gejala-Gejala

Seseorang yang terkena serangan perdarahan pada hidungnya, biasanya agak kaget dan takut, bila ada darah hidup keluar tanpa henti. Bagi mereka yang pernah mengalami perdarahan hidung seperti ini sebaiknya hidung itu diperiksa oleh dokter THT (Telinga,Hidung, dan Tenggorokan). Mungkin dengan pemeriksaan ini dapat ditemukan penyebab penyakit secara sistematik.Siapa tahu ada penyakit lainnya seperti penyakit darah tinggi atau tumor hidung.

Umumnya dikenal dua macam perdarahan hidung, yaitu epistasis anterior. Disini perdarahan terhadap pemisah hidung kiri dan kanan bagian depan. Biasanya perdarahan tidak begitu hebat yang bila penderita duduk, darah akan keluar dari salah satu lubang hidung. Pada beberapa kasus dapat berhenti spontan dan mudah diatasi.

Disamping itu dikenal perdarahan yang bersal darai bagian hidung yang paling dalam. Gangguan seperti ini terjadi pada usia lanjut, penderita hipertensi, penyakit kardiovaskuler.Biasanya  terjadi perdarahan hebat dan jaranag berhenti secara spontan. Darah di sini dapat menurun ke belakang, yaitu ke mulut dan tenggorokan.

D.Pencegahan

Untuk mengatasi penyakit hidung berdarah ini seharusnya tidak usah terlalu panik yang dapat pula mencemaskan si penderita.Penderita disuruh duduk agar tekanan vaskuler berkurang. Kemudian menekan cuping hidung selama 5-10 menit. Hal ini dapat menghentikan Mimisan yang ringan. Namun jika tidak mampu menghentikan perdarahan, maka dipasang tampon yang telah dibasahi dengan adrenalin dan lidocain untuk menghentikan perdarahan dan mengurangi rasa nyeri.

Untuk mengatasi atau menghentikan perdarahan hidung itu lakukan tindakan-tindakan praktis berikut : 1. Duduklah dengan kepala sedikit tertunduk sedemikian rupa sehingga darah bisa mengalir dengan lancar melalui hidung dan tidak turun ke kerongkongan. Biarkanlah mulut tetap terbuka dan berikan handuk kecil yang basah lalu menutup mulut, 2. Tekan cuping hiudng selama 10-15 menit bila perlu ditambah dengan kain kompres di daerah atas hidung, karena bisa sangat membantu menghentikan perdarahan tersebut.

Setelah itu bebaskanlah cuping hidung dengan hati-hati. Jika perdarahan masih berlanjut, ulangi prosedur itu kembali. Kemudian jika tidur, sebaiknya menggunakan duah buah bantal, agar perdarahan tidak terjadi lagi.

Namun pencegahan yang agak cepat untuk menghentikan Mimisan tersebuut, ambilah dua helai daun sirih yang masih muda, lalu gulung dan masing-masing gulungan disumbatkan ke hidung si penderita. Dengan cara ini perdarahan biasanya akan segera berhenti, menjelang si penderita berkonsultasi ke dokte. Untuk tindakan berjaga-jaga harus selalu dipelihara , dan tidak mengeluarkan ingus terlalu keras. Bila sekiranya harus bersin upayakan agar mulut terbuka. Jauhkan tindakan-tindakan yang memerlukan tenaga yang lebih besar seperti mengangkat barang, jangan terlalu lama memmbungkukan badan ke depan. Usahakan pula agar tidur dengan bantal yang banyak dan tidak mengonsumsi minuman yang panas dan tidak merokok.

E.Pengobatan

Bila perdarahan sudah berhenti hindarilah menyentuh daerah hidung kemudian menghembuskan napas secara keras. Langkah selanjutnya membalutnya, minum air yang agak sedikit panas dan minum aspirin agak seminggu. Jika perdarahan tetap berlanjut banyak-banyaklah mengonsusmsi makanan yang banyak mengandung vitamin C atau Seng (Zinc).Vitamin C merupakan salah satu komponen penghasil kolagen, serta seng sangat berguna untuk mempertahankan jaringan tubuh, termasuk pembuluh darah.

Makanan yang banyak mengandung vitamin C diantaranya jeruk dan sayur-sayuran, termasuk kentang. Sedangkan makanan yang banyak mengandung seng di antaranya daging ikan, nasi , jagung dan biji-bijian.

Posted in Hidung Berdarah | Leave a comment

Hidung Berdarah Pada Anak

Dalam masa pertumbuhan, anak sering kali mengalami mimisan (epistaksis). Selain disebabkan kelainan pembuluh darah, perubahan cuaca juga menjadi pemicu.

Menurut Dr Rully Siagian SpA(K) RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo),mimisan adalah pendarahan dari hidung. Jika tidak ada penyakit lain, mimisan biasanya hanya merupakan kelainan pada pembuluh darah di hidung.

Secara umum, mimisan terjadi akibat pembuluh darah yang pecah di daerah hidung bagian tengah, namanya pleksus kieselbach. Pembuluh darah ini merupakan anyaman jaringan pembuluh darah yang sangat halus dan tipis.

Pada anak-anak, pembuluh darah ini mudah berdarah terutama kalau ada infeksi di daerah hidung. Akibat infeksi, pembuluh darah yang tipis tersebut akan melebar dan kalau tersenggol sedikit saja akan mudah pecah.

Salah satu faktor penyebab mimisan adalah keturunan dan perubahan cuaca juga dapat menyebabkan mimisan. Prinsipnya sama dengan infeksi, cuaca dingin atau hujan menyebabkan hidung anak mengalami flu serta pembuluh darah di hidung melebar dan tipis. Ketika anak menggosok hidungnya, pembuluh darah ini gampang sekali pecah.

Mimisan yang kerap dialami anak, tentu saja mengkhawatirkan orangtua. Tidak heran, kemudian orangtua meluangkan waktu untuk berkonsultasi dengan dokter. Hasilnya, ternyata mimisan seperti yang dialami Ina dan Ari tidaklah berbahaya, jika tidak diikuti komplikasi penyakit lainnya.

Untuk menyembuhkan mimisan, atau di dunia kedokteran dikenal dengan nama epistaksis, dokter melakukan penyembuhan dengan cara bagian hidung yang berdarah dibakar (dikostik) dengan alat khusus. Tujuannya agar darah tidak terus-menerus keluar. Hidung kemudian hidung dibersihkan dan mimisan akan berhenti.

Posted in Hidung Berdarah | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Herbal Mimisan

Mimisan sering kali timbul secara spontan dan kadang tidak dapat ditelusuri penyebabnya. Dapat juga terjadi setelah trauma ringan, misalnya waktu mengeluarkan ingus dengan kuat, bersin dan mengorek hidung. Atau, sebagai akibat trauma yang hebat, seperti terpukul, jatuh dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, dapat juga disebabkan oleh iritasi gas yang merangsang, benda asing di hidung, dan trauma pada pembedahan.

Hampir 90% mimisan dapat berhenti sendiri. Pada umumnya, seseorang dapat menghentikan mimisan dengan menekan cuping hidung selama sekitar 15 menit. Gunakan tisu, kapas, atau sapu tangan untuk mengeringkan darah yang keluar. Bernafaslah melalui mulut dalam posisi duduk. Jika sudah terlalu lemah, berbaringlah dengan meletakkan bantal di belakang punggung.

Usahakan setelah itu tidak mendengus atau bersin agar mimisan tidak terjadi lagi. Jika lebih dari setengah jam mimisan tidak berhenti, segera datangi gawat darurat rumah sakit untuk mengurangi resiko kehilangan banyak darah.

Pengobatan Herbal Mimisan

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- 60 gram tanaman anting-anting kering
- 2 gelas air

Cara Pemakaian :

- Tanaman anting-anting dicuci bersih
- Kemudian rebus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas
- Lalu disaring dan dinginkan
- Minum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- 15 gram daun sendok
- 1/2 gelas air panas

Cara Pemakaian :

- Daun sendok dilumatkan
- Lalu seduh dengan 1/2 gelas air panas
- Kemudian setelah dingin airnya diminum

3. Cara Ketiga

Bahan-Bahan :

- 30 gram tanaman baru cina
- 4 gelas air

Cara Pemakaian :

- Bahan dicuci bersih
- Lalu rebus dalam 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas
- Kemudian di saring dan dinginkan
- Minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas

Posted in Hidung Berdarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis-Jenis Mimisan

Mimisan atau dalam dunia medis dikenal sebagai epistaksis disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :

a. Infeksi lokal, misalnya vestibulitis, sinusitis

b. Selaput lendir yang kering pada hidung dan mengalami cedera atau trauma, misalnya mengorek hidung, terjatuh, terpukul, adanya benda asing, pembedahan, patah tulang hidung, atau iritasi gas yang merangsang

c. Penyakit kardiovaskuler. Misalnya penyempitan arteri (arteriosklerosis) pada hidung, menderita darah tinggi, dan lain-lain

d. Infeksi sistemik (infeksi menyeluruh), misal pada demam berdarah, influenza, thypus

e. Kelainan darah dan tumor hidung baik jinak maupun ganas. Pada penderita anemia aplastik, leukemia, trombositopenia, hemofilia.

f. Gangguan endokrin, seperti pada kehamilan, menarche (menstruasi pertama kali) dan menopause

g. Pengaruh lingkungan, misalnya tekanan atmosfir mendadak (seperti pada penerbang dan penyelam), lingkungan udara sangat dingin dan lain-lain

h. Idiopatik, biasanya merupakan mimisan yang ringan dan berulang pada anak dan remaja.

Jenis-Jenis Mimisan

Mimisan atau epitaksis ada 2 jenis yaitu :

1. Epitaksis Anterior

Perdarahan berasal dari septum (pemisah lubang hidung kiri dan kanan) bagian depan. Biasanya perdarahan tidak begitu hebat dan bila penderita duduk, darah akan keluar dari salah satu lubang hidung. Pada beberapa kasus dapat berhenti spontan dan mudah diatasi

2. Epistaksis Posterior

Perdarahan berasal dari bagian hidung yang paling dalam. Epitaksis posterior sering terjadi pada usia lanjut, penderita hipertensi, arteriosklerosis atau penyakit kardiovaskular. Biasanya terjadi perdarahan hebat dan jarang berhenti spontan. Darah dapat mengalir ke belakang, yaitu ke mulut dan tenggorokan.

Penanganan Mimisan

Penderita duduk tegak agar tekanan vaskular berkurang dan mudah membatukkan darah dari tenggorokan, kemudian menekan cuping hidung selama 5-10 menit. Hal ini dapat menghentikan mimisan yang ringan, namun jika tetap tidak mampu menghentikan perdarahan, maka dipasang tampon yang telah dibasahi dengan adrenalin dan lidocain untuk menghentikan perdarahan dan mengurangi rasa nyeri.

Posted in Hidung Berdarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Hidung Berdarah

Mimisan adalah perdarahan dari hidung yang dapat terjadi akibat sebab lokal yaitu dari hidung atau sebab umum yaitu kelainan sistemik, misalnya kelainan pembuluh darah.

Penyebab Mimisan

Selain pembuluh darah hidungnya sangat banyak, permukaan lendirnya pun sangat tipis sehingga mudah pecah dan terjadi mimisan.

Penyebab mimisan diantaranya :

- Trauma, seperti terbentur, jatuh, membuang ingus terlalu keras, mengorek hidung terlalu kasar dan sebagainya

- Polusi, seperti asap rokok atau asap knalpot bersifat iritatif (merusak) sehingga dapat menbuat lecet dan merobak permukaan selaput lendir yang tipis

- Obat-obatan tertentu dapat memicu terjadinya mimisan. Misalnya obat steroid yang berfungsi melegakan hidung yang mampet

- Udara dingin, termasuk penyetelan penyejuk udara yang terlalu dingin

Cara Menangani Mimisan

Untuk menangani mimisan pada anak, orang tua dapat memilih salah satu tindakan dari beberapa alternatif dibawah ini :

- Menghentikan perdarahan tanpa bantuan obat dan alat. Caranya dengan mendudukkan si anak dengan posisi badan dan kepala agak maju ke depan. Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan dan menutup lubang hidung. Atau menekan cuping hidung yang lunak. Minta anak bernafas melalui mulut. Lakukan 1-2 menit. Jika belum berhenti, coba ulangi 3-4 kali

- Sediakan air steril dicampur garam, lalu tempelkan dengan kapas ke bagian hidung yang berdarah

- Ambil daun sirih yang sudah dibersihkan, lalu gulung seukuran hidung anak. Selanjutnya sumbatkan daun sirih ke bagian hidung tersebut.

- Bungkuslah es dengan sapu tangan, lalu tempelkan di antara kening dan hidung. Es yang ditempelkan dapat memberikan efek mengecilkan pembuluh darah, yang kemudian akan menghentikan perdarahan.

Ketika semua cara diatas tidak dapat menghentikan mimisan atau darah yang keluar dari hidung malah bertambah banyak, maka segera bawa si anak ke dokter atau UGD untuk dipasang tampon atau kain kasa dalam hidung untuk menghentikan perdarahan dari hidung agar dokter dapat mengobservasi lebih lanjut penyebab mimisan pada anak.

Makanan Untuk Anak yang Mimisan

- Berikan makanan sumber vitamin K yang berguna untuk pembekuan darah seperti bayam, sayur-sayuran berwarna hijau tua, hati, kuning telur, dan kacang-kacangan.

- Berikan makanan sumber zat besi (Fe) untuk mencegah anemia pada anak misalnya kuning telur, hati ayam, hati sapi, daging sapi, sayuran berwarna hijau. Jika perlu tambahkan suplemen zat besi.

Posted in Hidung Berdarah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment